Ingin tinggal di Singapura?
Entah itu untuk kuliah atau kerja, pasti kamu penasaran banget sama biaya hidup di sana kan?
Nggak usah khawatir, aku bakal kasih tau kamu semua yang perlu kamu tahu soal biaya hidup di Singapura.
Yuk, langsung aja kita bahas!
Biaya Hidup di Singapura Selama 1 Bulan
Berikut adalah biaya hidup di Singapura per bulan versi Tripkamu:
1. Biaya Tempat Tinggal

Pertama-tama, kita bahas soal tempat tinggal dulu, ya.
Tempat tinggal biasanya jadi pengeluaran terbesar tiap bulannya.
Buat mahasiswa, ada beberapa pilihan:
- Asrama kampus: Harganya sekitar 300-500 SGD per bulan (sekitar 3-5 juta IDR). Ini pilihan paling murah, tapi biasanya cuma bisa buat mahasiswa tahun pertama.
- HDB (Housing Development Board): Ini apartemen subsidi pemerintah. Kamu bisa nyewa kamar dengan harga 500-800 SGD per bulan (sekitar 5-8 juta IDR).
- Apartemen swasta: Lebih mahal, sekitar 1000-1500 SGD per bulan untuk satu kamar (sekitar 10-15 juta IDR).
Buat pekerja, pilihan tempat tinggalnya mirip, tapi biasanya lebih ke HDB atau apartemen swasta. Harganya bisa lebih mahal, tergantung lokasi dan fasilitasnya.
Tips: “Saran aku, cari teman untuk berbagi kamar atau apartemen, pilih lokasi yang agak jauh dari pusat kota, dan cek grup Facebook atau forum online untuk mencari tempat tinggal yang lebih terjangkau.”
2. Berapa Biaya Makan di Singapura?

Nah, sekarang kita bahas soal makan. Singapura terkenal banget sama makanannya yang enak-enak. Tapi tenang, kamu tetap bisa makan enak tanpa bikin kantong bolong.
- Hawker Centre: Ini surga makanan murah di Singapura. Kamu bisa dapet makanan enak dengan harga 3-5 SGD per porsi (sekitar 34.000-57.000 IDR).
- Food Court: Sedikit lebih mahal dari Hawker Centre, tapi masih terjangkau. Harganya sekitar 5-8 SGD per porsi (sekitar 57.000-91.000 IDR).
- Restoran: Kalau mau makan di restoran, siap-siap aja keluarin 15-30 SGD per orang (sekitar 170.000-340.000 IDR).
- Masak sendiri: Ini pilihan paling hemat. Kamu bisa belanja di pasar tradisional atau supermarket. Harga bahan makanan di supermarket bervariasi, tetapi dengan anggaran yang baik, kamu bisa menghemat banyak.
Rata-rata, kamu perlu siapin sekitar 300-500 SGD per bulan buat makan (sekitar 3.400.000-5.700.000 IDR).
Tips: “Supaya hemat, kamu bisa sering-sering makan di Hawker Centre, beli kartu member supermarket untuk diskon, masak sendiri sebanyak mungkin, terutama untuk sarapan dan makan malam, dan selalu cek promo makanan di aplikasi online”
3. Transportasi

Transportasi di Singapura itu efisien banget, tapi bisa jadi mahal kalau kamu nggak pintar-pintar mengaturnya. Nih, ada beberapa pilihan transportasi yang bisa kamu manfaatkan:
- MRT (Mass Rapid Transit): Ini adalah transportasi utama di Singapura. Harganya mulai dari 0.8 SGD (sekitar 9.000 IDR), tergantung jarak yang kamu tempuh.
- Bus: Ini lebih murah dari MRT, dengan tarif mulai dari 0.6 SGD (sekitar 6.800 IDR).
- Taksi/Grab: Ini paling mahal, tapi kadang perlu juga untuk kenyamanan atau kecepatan. Harganya bisa mulai dari 10 SGD (sekitar 114.000 IDR) ke atas.
Rata-rata, kamu perlu siapkan sekitar 100-150 SGD (sekitar 1.140.000 – 1.710.000 IDR) per bulan untuk biaya transportasi.
Tips: “Untuk menghemat uang, kamu bisa beli EZ-Link card buat diskon di MRT dan bus, jalan kaki atau naik sepeda buat jarak dekat, hindari naik taksi kecuali terpaksa, dan manfaatin promo di aplikasi transportasi online.”
4. Asuransi
Di Singapura, asuransi itu penting banget. Buat mahasiswa internasional, biasanya udah termasuk dalam biaya kuliah. Tapi buat pekerja, kamu perlu siapin sendiri.
- Asuransi kesehatan: Sekitar 50-100 SGD per bulan, atau setara dengan 550.000-1.100.000 IDR.
- Asuransi jiwa: Sekitar 30-50 SGD per bulan, atau sekitar 330.000-550.000 IDR.
Tips: “Supaya hemat, bandingkan harga dari berbagai provider asuransi, cek apakah perusahaan tempat kamu kerja menyediakan asuransi, dan pilih paket asuransi yang sesuai dengan kebutuhanmu.”
5. Biaya Lainnya
Nah, selain yang sudah disebutkan di atas, masih ada beberapa pengeluaran lain yang perlu kamu perhatiin:
- Pulsa dan internet: Sekitar 20-30 SGD per bulan (setara dengan 220.000-330.000 IDR).
- Hiburan: Tergantung gaya hidupmu, tapi siapin aja sekitar 100-200 SGD per bulan (setara dengan 1.100.000-2.200.000 IDR).
- Baju dan keperluan pribadi: Sekitar 50-100 SGD per bulan (setara dengan 550.000-1.100.000 IDR).
- Biaya tak terduga: Siapin sekitar 100 SGD per bulan buat jaga-jaga (setara dengan 1.100.000 IDR).
Tips: “Aku sarankan untuk cari promo buat paket internet, manfaatin fasilitas gratis kayak taman atau perpustakaan buat hiburan, belanja baju di outlet atau online store yang lagi diskon, dan selalu sisihkan uang buat dana darurat.”
Baca Juga: 16 Tips Pertama Kali ke Singapura, Baca Panduan Serta Persiapannya!
Menghitung Total Biaya Hidup per Bulan

Jadi, kira-kira berapa sih total biaya hidup di Singapura per bulan? Nih, aku kasih gambaran kasarnya:
Buat Mahasiswa:
- Tempat tinggal: 500-800 SGD (sekitar Rp 5.500.000 – Rp 8.800.000)
- Makan: 300-400 SGD (sekitar Rp 3.300.000 – Rp 4.400.000)
- Transportasi: 100-150 SGD (sekitar Rp 1.100.000 – Rp 1.650.000)
- Asuransi: Biasanya sudah termasuk biaya kuliah
- Biaya lainnya: 200-300 SGD (sekitar Rp 2.200.000 – Rp 3.300.000)
Total: 1100-1650 SGD per bulan (sekitar Rp 12.100.000 – Rp 18.150.000)
Buat Pekerja:
- Tempat tinggal: 800-1500 SGD (sekitar Rp 8.800.000 – Rp 16.500.000)
- Makan: 400-500 SGD (sekitar Rp 4.400.000 – Rp 5.500.000)
- Transportasi: 100-150 SGD (sekitar Rp 1.100.000 – Rp 1.650.000)
- Asuransi: 80-150 SGD (sekitar Rp 880.000 – Rp 1.650.000)
- Biaya lainnya: 300-400 SGD (sekitar Rp 3.300.000 – Rp 4.400.000)
Total: 1680-2700 SGD per bulan (sekitar Rp 18.480.000 – Rp 29.700.000)
Jadi, penting banget buat kamu untuk merencanakan anggaran dengan baik sebelum pindah ke Singapura. Ingat, “selalu sisihkan dana darurat untuk hal-hal yang tidak terduga.”
Baca Juga: Itinerary dan Budget ke Singapura, 3 Hari 2 Malam
Tips Tambahan buat Ngirit di Singapura
- Manfaatin kartu kredit dengan cashback atau reward point
- Ikutan program membership di toko-toko langganan
- Cari event gratis kayak pameran atau konser di taman
- Beli barang second hand lewat aplikasi atau grup Facebook
- Manfaatkan perpustakaan umum buat baca buku atau nonton film gratis
- Ikutan komunitas Indonesia di Singapura buat sharing info dan tips
- Jangan lupa bawa botol minum sendiri, air keran di Singapura bisa langsung diminum
- Manfaatin wifi gratis di tempat umum daripada beli paket data yang mahal
- Cari part-time job kalau kamu mahasiswa, tapi pastiin sesuai sama aturan visa ya
- Selalu bandingkan harga sebelum beli sesuatu, terutama buat barang-barang mahal
Baca Juga: 15 Restoran Indonesia di Singapura, Wajib Coba!
FAQ Biaya Hidup di Singapura
- Kenapa WNI banyak pindah ke Singapura?
WNI banyak pindah ke Singapura karena pendidikan yang berkualitas, peluang karir yang lebih baik, lingkungan yang aman, dan fasilitas kesehatan yang unggul.
- Berapa biaya makan sehari di Singapura?
Biaya makan sehari di Singapura sekitar 10-20 SGD (sekitar Rp 110.000 – Rp 220.000) untuk makanan sederhana.
- Apakah Singapura negara termahal?
Ya, Singapura sering masuk dalam daftar negara termahal di dunia karena biaya hidup yang tinggi, terutama untuk tempat tinggal dan makanan.
Baca Juga: Wajib Beli! 16 Oleh-Oleh Khas Singapura dan Harganya
Nah, itu dia gambaran lengkap soal biaya hidup di Singapura.
Memang kedengarannya mahal. Tapi percaya deh, dengan pengalaman dan kerja keras yang kamu dapetin di sana, itu semua bakal jadi investasi berharga buat masa depanmu.
Inget, kunci utamanya adalah manajemen keuangan yang baik.
Bikin budget, catat semua pengeluaran, dan selalu prioritaskan kebutuhan daripada keinginan.
Dengan begitu, kamu bisa nikmatin hidup di Singapura tanpa harus stress soal uang.
Oh iya, jangan lupa juga kalau kurs mata uang bisa berubah-ubah. Jadi, pastiin kamu selalu update sama nilai tukar Rupiah ke SGD ya.
Semoga artikel ini bisa bantu kamu buat mempersiapkan diri sebelum pindah ke Singapura.
Kalau ada yang masih bingung atau mau tanya-tanya lebih lanjut, jangan ragu buat cari info tambahan atau tanya sama temen yang udah pernah tinggal di sana, ya. Good luck!

